Antusiasme Warga Memuncak di Hari Kedua, Gerai Dukcapil Mataram di JNBA Expo 2026 Jadi Primadona

Dipublikasikan 14 Jun 2026 16:58

Gambar Antusiasme Warga Memuncak di Hari Kedua, Gerai Dukcapil Mataram di JNBA Expo 2026 Jadi Primadona

MATARAM — Memasuki hari kedua pelaksanaan Expo Pelayanan Publik dalam rangkaian Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) 2026, stan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram di Taman Sangkareang semakin dipadati warga. Sejak pagi hari, masyarakat berbondong-bondong datang untuk memanfaatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) gratis yang dihadirkan secara langsung di ruang terbuka.

Sebagai salah satu instansi yang mengedepankan transparansi dan budaya antikorupsi, gerai Dukcapil terbukti menjadi salah satu pusat perhatian utama. Kehadiran layanan "jemput bola" ini dinilai sangat membantu memangkas birokrasi, sekaligus menutup celah praktik percaloan dan pungutan liar (pungli).

 

 

Tiga Layanan Utama yang Paling Dicari

Pada hari kedua ini, petugas Dukcapil terus bekerja ekstra melayani arus kedatangan warga yang ingin mengurus dokumen personal secara mandiri. Ada tiga fokus utama pelayanan yang menjadi komoditas paling dicari oleh masyarakat:

1. Perekaman & Cetak KTP-el: Memfasilitasi masyarakat umum serta pemula yang baru memasuki usia wajib KTP agar bisa mendapatkan identitasnya secara instan.

2. Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA): Diikuti oleh banyak orang tua yang sadar akan pentingnya pemenuhan hak administrasi anak sejak dini.

3. Akselerasi Aktivasi IKD (Identitas Kependudukan Digital): Menjadi program yang paling gencar disosialisasikan. Aktivasi IKD ini krusial dilakukan demi mendukung efisiensi akses masyarakat ke berbagai program bantuan sosial pemerintah daerah.

 

 

Pihak Dinas Dukcapil Kota Mataram menegaskan bahwa tingginya antusiasme di hari kedua ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat merindukan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berintegritas.

Dengan membuka loket langsung di Taman Sangkareang, masyarakat dapat melihat proses pengolahan data secara terbuka. Ini merupakan implementasi konkrit dari status Kota Mataram sebagai Kota Percontohan Antikorupsi yang didorong langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Pelayanan di stan JNBA Expo ini masih akan terus berlangsung hingga penutupan rangkaian acara. Masyarakat Kota Mataram yang belum sempat mengurus dokumen kependudukannya diimbau untuk langsung datang membawa persyaratan yang diperlukan guna mendapatkan pelayanan prima yang bersih dari hulu hingga ke hilir.