Sinergi Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi 2026, Dukcapil Kota Mataram Hadirkan Pelayanan Prima di Taman Sangkareang
Dipublikasikan 13 Jun 2026 09:40
MATARAM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani. Keterlibatan aktif ini ditunjukkan melalui partisipasi penuh dalam Expo Pelayanan Publik yang menjadi bagian dari rangkaian acara Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) 2026 besutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Rangkaian acara edukatif tersebut berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 12 hingga 15 Juni 2026, berpusat di Taman Sangkareang (Lapangan Sangkareang), Kota Mataram.
Sebagai Kota Percontohan Antikorupsi, Kota Mataram menjadi titik awal pembuka perjalanan JNBA 2026. Momentum berharga ini dimanfaatkan secara optimal oleh Dinas Dukcapil untuk menghadirkan gerai pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang cepat, gratis, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli) langsung di tengah-tengah masyarakat.

Inovasi Layanan "Jemput Bola" dan Aktivasi IKD
Selama pameran berlangsung, stan Dinas Dukcapil Kota Mataram menjadi salah satu pusat perhatian yang dipadati oleh warga. Berbagai jenis layanan adminduk krusial dibuka demi mempermudah urusan dokumen masyarakat secara instan, meliputi:
1. Perekaman dan Cetak KTP Elektronik (KTP-el): Diprioritaskan bagi warga umum serta pemula yang baru memasuki usia wajib KTP.
2. Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA): Guna memenuhi pemenuhan hak anak sejak dini.
3. Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD): Langkah akselerasi transformasi digital yang tengah masif digalakkan oleh Pemkot Mataram guna mendukung efisiensi akses berbagai program sosial pemerintah.
Wakil KPK RI beserta jajaran pimpinan daerah, termasuk Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, sempat melakukan peninjauan langsung ke posko pelayanan publik ini pada hari pertama pembukaan acara, Jumat (12/6/2026). Kehadiran posko terpadu ini menjadi bukti konkrit bahwa integrasi nilai-nilai kejujuran dan transparansi dalam pelayanan publik dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan.

Wujud Nyata Budaya Antikorupsi
Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram menegaskan bahwa partisipasi dalam JNBA 2026 ini bukan sekadar pameran pelayanan biasa, melainkan sebuah maklumat keterbukaan informasi publik. Dengan memangkas birokrasi dan mendekatkan pelayanan langsung ke ruang terbuka hijau seperti Taman Sangkareang, celah-celah calo maupun tindakan koruptif dalam pengurusan dokumen kependudukan dapat dieliminasi sepenuhnya.
Melalui komitmen pelayanan yang bersih dan akuntabel di ajang JNBA 2026 ini, Dinas Dukcapil Kota Mataram berharap masyarakat semakin percaya dan sadar akan pentingnya kepemilikan dokumen negara yang diurus secara mandiri dan berintegritas. Langkah kecil dari pemenuhan dokumen personal kependudukan ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam membangun Indonesia yang lebih bersih dari hulu hingga ke hilir.